Kamis, 15 Desember 2011

tugas MatDas: Dahsyatnya Nikmat Allah SWT


Dahstaynhya Nikmat Allah SWT
Subhanallah...Allahu Akbar...
Begitu besarnya kenikmatan yang diberikan oleh Allah SWT kepada kita, yang tak terkira banyaknya. Sebagai manusia kita wajib bersyukur kepada Allah SWT akan kenikmtan yang kita peroleh. Dengan begitu niscaya Allah SWT akan terus dan terus menambah kenikmatan itu kepada kita. Disini, saya akan menguraikan beberapa nikmat Allah SWT yang telah diberikan kepada saya, mungkin jika saya sebutkan satu per satu, 1000 halaman pun tidak akan cukup karena begitu banyaknya nikmat yang diberikan kepada hambanya, termasuk saya pribadi, mulai dari nikmat yang kecil hingga nikmat yang besar. Bahkan, terkadang kita tidak menyadari akan nikmat Allah SWT itu, kita lupa untuk mensyukurinya dan kita sering merasa kekurangan atas apa yang diberikan Allaah SWT kepada kita. Seperti yang trerdapat dalam Qs. An Nahl, 16:18.
“ Dan jika kamu menghitung-hitung nikmat Allah, niscaya kamu tak dapat menentukan jumlahnya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS An Nahl, 16:18)
Look around yourselves
Can’t you see this wonder
Spreaded infront of you
The clouds floating by
The skies are clear and blue
Planets in the orbits
The moon and the sun
Such perfect harmony
(Maher Zain – Open Your Eyes)
Dalam Al-Quran terdapat ayat-ayat yang mengatakan tentang banyaknya nikmat dari Allah,
“Allah-lah yang telah menciptakan langit dan bumi dan menurunkan air hujan dari langit, kemudian Dia mengeluarkan dengan air hujan itu berbagai buah-buahan menjadi rezki untukmu; dan Dia telah menundukkan bahtera bagimu supaya bahtera itu, berlayar di lautan dengan kehendak-Nya, dan Dia telah menundukkan (pula) bagimu sungai-sungai. Dan Dia telah menundukkan (pula) bagimu matahari dan bulan yang terus menerus beredar (dalam orbitnya); dan telah menundukkan bagimu malam dan siang.” (Q.S. Ibrahim: 32-33)
“Dan apakah orang-orang yang kafir tidak mengetahui bahwasanya langit dan bumi itu keduanya dahulu adalah suatu yang padu, kemudian Kami pisahkan antara keduanya. Dan dari air Kami jadikan segala sesuatu yang hidup. Maka mengapakah mereka tiada juga beriman? Dan telah Kami jadikan di bumi ini gunung-gunung yang kokoh supaya bumi itu (tidak) goncang bersama mereka dan telah Kami jadikan (pula) di bumi itu jalan-jalan yang luas, agar mereka mendapat petunjuk. Dan Kami menjadikan langit itu sebagai atap yang terpelihara, sedang mereka berpaling dari segala tanda-tanda (kekuasaan Allah) yang terdapat padanya. Dan Dialah yang telah menciptakan malam dan siang, matahari dan bulan. Masing-masing dari keduanya itu beredar di dalam garis edarnya.” (Q.S. Al-Anbiya: 30-33)
Tak akan sanggup kita menghitung semua nikmat-Nya!
“Dan Dia telah memberikan kepadamu (keperluanmu) dan segala apa yang kamu mohonkan kepadanya. Dan jika kamu menghitung nikmat Allah, tidaklah dapat kamu menghinggakannya. Sesungguhnya manusia itu, sangat zalim dan sangat mengingkari (nikmat Allah).” (Q.S. Ibrahim: 34)

          24 jam nikmat Allah......
Berikut nikmat Allah yang dapat saya uraikan, karena sesungguhnya saya tidak mampu menyebutkan semuanya :
1.    Nikmat bangun tidur
Salah satu nikmat Allah SWT adalah bangun tidur, tidur adalah suatu proses pembelajaran, dimana kita belajar untuk mati, untuk meninggalkan sejenak hiruk pikuk dunia ini. Kita harus bersyukur kepada Allah karena Allah telah membangunkan kita dari mati sementara itu, coba, bayangkan saja jika kita tidak bisa bangun!, kita akan selamnya tertidur dan tidak akan bangun dan kembali beraktivitas seperti biasa. Oleh karena itu, sebagai rasa syukur akan nikmat bangun tidur, hendaknya kita membaca doa ketika bangun tidur.
Alhamdulillahil ladzi ahyana ba’da ma amatana wailaihin nusyur
Artinya:
Segala puji bagi Allah yang menghidupkan aku kembali setelah mematikan aku dan kepada Allah akan bangkit
2.    Nikmat sholat subuh
Sebagai seorang muslim, salah satu kewajiban kita adalah sholat. Dan diantara sholat yang wajib adalah sholat subuh. Sama dengan sholat-sholat yang lain, dengan sholat, kita akan merasa ketenangan. Baik itu keyenangan pikiran dan ketenangan jiwa. Akan tetapi, bagi saya sholat subuh memberikan kenikmatan tersendiri. Ketika sudah tiba waktu subuh, kita harus melawan rasa malas dan ngantuk. Dan bagiku, itu cukup sulit. Namun, setelah saya sholat subuh, saya sempatkan untuk belajar. Dan saya merasakan pelajaran yang saya pelajari lebih masuk dari pada ketika saya belajar malam hari. Itu mungkin karena nikmat dari sholat subuh. Alhamdulillah...
3.    Nikmat berupa badan dan pikiran menjadi fresh
Ketika kamu bangun tidur, apa yang kamu rasakan? Tentu badan dan pikiran akan terasa fresh bukan?? Begitu juga dengan saya. Badan dan pikiran saya jauh lebih fresh daripada malam sebelumnya. Rasa fresh itu merupakan pemberian dari Allah SWT. Jadi, sudah sepatutnya kita mensyukurinya. Misalnya, dengan kita menjaga kebugaran kita, berolahraga dan lain-lain. Oleh karena itu, ketika jika kita merasa lelah, Allah memerintahkan kepada kita untuk beristirahat. Tapi tidak untuk melupakan kewajiban kita kepada Allah SWT.
4.    Nikmat sarapan pagi
Alhamdulillah, mungkin kata itu sering kita lupakan ketika kita telah sarapan pagi. Kita bisa sarapan pagi karena rizqi yang diberikan oleh Allah SWT. Sudah sepatutnya kita harus bersyukur kepada-Nya, terimakasih ya Allah, karena dengan sarapan pagi, saya mempunyai energi untuk melakukan aktivitas saya. Bagaimana dengan kamu? Bayangkan saja jika kita tidak sarapan! Jika saya tidak sarapan, saya akan merasa lemas dan tidak bisa mencerna sesuatu dengan mudah, gampang capek dan malas. Maka kita harus mensyukuri setiap nikmat makanan yang Allah berikan kepada kita, karena masih banyak saudara-saudara kita di luar sana yang kelaparan, apalagi  merasakan sarapan pagi. Oleh karena itu, mari kita syukuri nikmat itu dengan membaca doa sebelum makan dan doa setelah makan. Sudah hafal bukan??
5.    Nikmat dapat menuntut ilmu di kampus UNNES
Alhamdulillahirabbil alamin... segala puji bagi Allah...Akhirnya saya bisa menjadi mahasiswi UNNES. Sesuatu yang pernah menjadi mimpi saya sewaktu kecil. Terimakasih ya Allah, dan kini setiap hari kecuali hari libur, saya bisa belajar bersama teman-teman di kampus, sungguh sesuatu yang harus disyukuri. Apa lagi, saya mendapatkan beasiswa bidik misi, sehingga dapat meringankan beban kedua orangtua saya. Rasa syukur itu hendaknya kita syukuri dengan rajin belajar, bersunggush-sungguh dan dapat menjadi kebanggaan keluarga. Agar ilmu yang kita dapatkan itu barokah dan bermanfaat, hendaknya kita berangkat ke kampus dengan niat yang benar, niat yang hanya mengharap ridho Allah SWT.
6.    Nikmat kesehatan
Mungkin kita tidak pernah mensyukuri dan bahkan merasa kekurangan atas apa yang diberikan oleh Allah. Ketahuilah, Allah memberikan sesuatu itu dengan manfaat tersendiri. Allah SWT juga tahu mana yang terbaik untuk kita. Nikmat berupa kesehatan adalah sesuatu yang sangat berharga dibandingin harta. Dan jika saya disuruh memilih antara harta dan kesehatan, saya akan memilih kesehatan pastinya. J Banyak orang yang kaya tapi menderita suatu penyakit, maka harta itu bisa jadi habis hanya untuk berobat. Bahkan jika kesehatan dapat dibeli, ia mau membeli dengan harga berapapun. Maka, syukurilah atas apa yang diberikan Allah SWT kepada kita yatu nikmat berupa kesehatan. Dan nikmat kesehatan itu dapat dijabarkan menjadi:



a.    Nikmat dapat bernafas
“Terimakasih ya Allah, Engkau telah memberikan nikmat bernafas dengan mudah kepada hamba, Engkau juga telah memberikan oksigen gratis tanpa hamba harus membayarnya setiap nafas” saya tidak bisa membayangkan jika kita sulit untuk bernafas, terganggunya salah satu organ dalam sistem pernafasan saja membuat saya mengeluh, menangis dan berharap cepat sembuh. Hal yang paling kecil saya rasakan adalah ketika hidung saya mampet karena pilek.huhuhu ;( apalagi jika oksigen itu tidak gratis? Bagaimana saya harus membayar setiap nafas yang saya hirup? Ya Allah, Engkau memang maha pengasih lagi maha penyayang.
b.   Nikmat dapat melihat
“ Sungguh indah pemandangan itu ”, mungkin kalimat itu tidak akan terucap pada orang yang tuna netra. setiap detik, mereka selalu beharap untuk bisa melihat indahnya dunia. Namun, mereka tahu jika Allah belum memberikan nikmat itu. Tapi mereka tidak berkecil hati. Mereka tetap mensyukuri atas apa yang diberikan Allah kepada mereka. Mereka memanfaatkan kelebihan yang mereka miliki. Tapi bagaimana dengan kita yang bisa melihat?? Ya allah, terimakasih karena Engkau telah menganugerahkan dua mata yang sehat untukku, sehingga saya bisa melihat, membaca, memandang pemandangan yang indah dan masih banyak lagi. Saya akan berusaha menjaga pemberianmu ini ya Allah, dan memanfaatkannya dengan sebaik-baiknya.

c.   Nikmat dapat berkedip
Bayangkan saja! Jika kita tidak bisa berkedip, mata kita akan terasa kering dan pedas. Coba hitung berapa kedipan dalam sehari yang harus kita lakukan agar menjaga kesehatan mata kita?? Allah maha pengasih lagi maha penyayang. Terimakasih ya Allah atas nikmat yang telah Engkau berikan kepadaku. Setiap kedipan mata itu, Allah memeberikan nikmat dan penjagaan kepada mata saya. Dengan ketelitian yang sangat tinggi. Kandungan air, protein, dan mineral yang terdapat di dalam air mata saya itu terukur dengan cermat. Setiap berkedip Allah mengusap bola mata saya. Subhanallah. Tapi saya tidak merasakannya. Biasa saja. Saya searching di internet, ini  hasilnya: dalam setiap menit, seseorang bisa berkedip antara 60 sampai 80 kedipan. Anggap saja 70 kedipan. Maka dalam 1jam kita berkedip sebanyak 4.200 kali. Dalam sehari, diluar tidur,kita berkedip sekitar 16 jam x 4200 = 67.200 kali. Dalam setahun kita berkedip 24.192.000 kali. Dan pada orang yang berumur 40 tahun, mereka sudah berkedip sekitar 967,68 juta kali. Subhanallah. Hampir I milliard kali Allah mengusap mata kita agar tidak cepat rusak dan sakit, sehingga merepotkan pemiliknya.
d.   Nikmat dapat mendengar
Kita bisa mendengar dengan baik adalah suatu nikmat yang patut disyukuri. Jika kita tidak bisa mendengar atau tuli. Apa yang kita rasakan? Sunyi, sepi, tak ada suara sedikitpun. Saya tidak akan betah dengan kondis yang seperti itu. Terimakasih ya Allah, Engkau telah memberikan nikmat dapat mendengar, mempunyai sistem pendengaran yang sehat. Sehingga saya bisa mendengar dengan jelas. Jadi mari kita syukuri dengan menggunakan telinga kita dengan baik. Salah satunya dengan mendengarkan lantunan ayat-ayat suci Al-Qur’an.
e.    Nikmat dapat berbicara
Janganlah kamu berkata dusta, menggunjing dan sebagainya. Gunakanlah mulut yang diberikan Allah SWT kepada kita untuk berbicara yang baik-baik. Kita dapat berbicara dengan lancar, dapat berkomunikasi dengan orang lain karena nikmat Allah SWT yang berupa kemampuan untuk berbicara. Terimakasih ya Allah, Engkau telah memberikan nikmat dapat berbicara kepada hamba,  sehingga saya bisa berbicara dengan lancar, belajar, diskusi, presentasi dan lain-lain.
f.    Nikmat dapat berjalan
Bayangkan saja jika kita lumpuh, bagaimana rasanya? Kita hanya bisa duduk di atas kursi roda, tidak bisa berlari, tidak bisa berangkat kuliah dengan jalan kaki dan terbatas untuk pergi kemana-mana. Mungkin yang kita lakukan hanya mengeluh dan mengeluh. Kita baru sadar betapa berharganya dua kaki yang diberikan Allah SWT kepada kita. Kita jarang sekali mensyukurinya. Hal ini tentu berbeda dengan orang-orang di luar sana yang cacat. Walaupun mereka cacat, tetapi mereka tetap mensyukuri atas apa yang diberikan Allah SWT kepada mereka. Apalagi kita yang mempunyai kaki lengkap? Terimakasih ya Allah, engkau telah memberikan kedua kaki yang lengkap dan sehat, sehingga saya mempunyai kemampuan untuk berjalan, berlari, dan meloncat.
g.    Nikmat mempunyai tangan
Saya bisa menulis, mengetik, memegang, memasak dan lain-lain. Itu semua karena saya mempunyai tangan. Saya tidak bisa membayangkan jiki saya tidak punya tangan, saya akan susah melakukan hal itu. Bagaimana dengan kamu? Jadi, sudah sepatutnya kita mensyukurinya. Banyak orang yang tidak mempunyai tangan tapi ia tetap bersyukur atas pemberian Allah SWT, mereka menggunakan kaki mereka, mulut mereka dan lain-lain untu menggantikan fungsi dari tangan. Oleh karena itu, beruntunglah kita karena Allah SWT memberikan kedua tangan yang lengkap, sehingga kita bisa beraktivitas dengan mudah dan menjalankan kewajiban kita. Terimaksih sekali lagi saya ucapkan ya Allah.
Dan masih banyak lagi nikmat-nikmat kesehatan yang saya tidapat sebutkan satu per satu.
7.    Nikmat berupa kampus yang nyaman, indah dan asri
UNNES, Universitas Konservasi, itulah julukan kampus saya. Karena begitu asri dan rindangnya kampusku. Saya sangat bersyukur bisa kuliah di tempat yang nyaman, rindang, indah dan asri. Banyak pepohonan di sekelilingnya dan udaranya begitu sejuk. Untuk itu, sebagai rasa syukur kita, kita harus menjaga keindahan dan keasrian lingkungan UNNES sebagai wujud terimakasih kita kepada Allah SWT hendaknya kita peduli dengan lingkungan yang ada disekitar kita karena itu semua adalah amanat Allah SWT yang menciptakan manusia sebagai khalifah di bumi ini. Kita harus senantiasa menjaga dan melestarikannya karena jika kita tidak peduli dan membuat kerusakan di muka bumi ini, maka lingkunganlah yang akan berbalik menimbulkan kerugian pada kita.
8.    Nikmat makan siang dan makan malam
Setiap saya kuliah, betapa senangnya ketika tiba waktu makan siang. Hak perut saya untuk diisi dengan makanan akan segera terpenuhi dan rasa lapar itu akan segera hilang. Alhamdulillah, saya ucapkan sebagai rasa syukur atas riqi makanan yang telah Engkau berikan ya Allah, sehingga saya dapat makan siang dan makan malam. Walaupun sesekali saya jarang sarapan. Kita harus senantiasa bersyukur atas setiap rizqi makanan yang diberikan Allah SWT kepada kita, karena enak atau tidaknya makanan kita harus tetap mensyukurinya karena diluar sana masih banyak orang-orang yang kelaparan. Mereka harus bekerja serabutan hanya untuk bisa makan dan hidup dengan layak.
9.    Nikmat akan adanya cahaya matahari, air, tanah, udara dan semua Sumber Daya Alam ( SDA ) yang diciptakan untuk manusia dalam menjalani aktivitas kehidupan
Allah SWT maha kaya, Dia lah yang menciptakan bumi seisinya untuk makhluk-Nya. Dan menjadikan manusia sebagai khalifah di muka bumi ini. Jadi sudah selayaknya sebagai rasa syukur kita kepada Allah SWT hendaknya kita menjaga alam ini, mengelola alam ini dan melestarikan alam ini dengan baik. Nikmat itu dapat berupa cahaya matahari, dimana cahaya matahari sangat penting untuk makhluk hidup, memberikan penerangan di pagi hari, untuk fotosintesis tumbuhan, dan lain sebagainya. Coba saja jika tidak ada cahaya matahari, dunia akan gelap, pohon-pohon akan mati, pakaian yang saya jemur juga tidak akan kering. Begitu juga dengan air dan tanah. Saya tidak bisa hidup tanpa kekayaan alam yang melimpah itu. Dan saya rasa, semua makhluk hidup tidak akan hidup tanpa alam, termasuk manusia. Jadi mari kita syukuri nikmat yang telah Allah berikan kepada kita.
10. Nikmat akan teknologi yang sudah maju
Adanya internet, hp yang canggih dan lain-lain sangat membantu saya dalam mengerjakan tugas-tugas saya, internet menjadikan saya bisa mengetahui kabar yang ada di belahan dunia, dapat berkomunikasi sekalipun posisinya sangat jauh dari tempat saya. Alhamdulillah ya Allah. Engkau telah memberikan SDM yang baik pada manusia, sehingga manusia bisa menciptakan dan mengembangkan teknologi yang bermanfaat ini. Kita harus mensyukuri hal itu. Walaupun setiap sesuatu itu mempunyai dampak negatif. Tapi kita harus memanfaatkan teknologi yang sudah maju itu untuk hal-hal yang baik sebagai ungkapan rasa syukur terhadap Allah SWT.
11.  Nikmat buang hadas
Hadas terdiri dari dua macam, yaitu hadas besar dan hadas kecil. Dan hadas itu harus dikeluarkan dari tubuh kita agar tubuh kita sehat dan metabolisme yang ad adalam tubuh kita lancar. Jika hadas itu tidak dapat di buang, maka hadas itu akan menjadi suatu penyakit bagi tubuh kita. Alhamdulillah ya Allah, Engkau telah memberikan sistem metabolisme dan sistem pencernaan yang baik kepada hamba, sehingga saya bisa lancar dalam membuang hadas.
12.  Nikmat sholat dan mengaji
Ketika pikiran kita sedang runyam dan waktu sholat telah tiba, segeralah kita sholat. Apa yang kita rasakan? Perasaan yang tenang bukan?? Itulah salah satu nikmat sholat. Dan itu yang saya rasakan ketika saya selesai sholat. Menghadap dan menyembah Allah SWT memberikan kenikmatan tersendiri, ketenangan hati, ketentraman jiwa dan kejernihan pikiran. Apa lagi jika setelah sholat kita mengaji, betapa tenang dan tentram hati ini. Setelah sholat, jangan lupa untuk berdoa kepada Allah SWT, insya Allah, Allah SWT akan mengabulkannya. Oleh karena itu, hendaknya kita bersukur atas apa yang Allah SWT berikan kepada kita.
13.  Nikmat adanya siang dan malam
Bumi kita selalu berotasi, sehingga terjadi peristiwa siang dan malam. Bumi kita juga selalu berevolusi, sehingga kita dapat mengetahui lamanya perubahan siang dan malam. Alhamdulillah, terimakasih ya Allah, Engkau telah memberikan kemampuan bumi ini untuk berotasi dan berevolusi. Dan salah satu manfaatnya adalah adanya siang dan malam itu dan lamanya perubahan siang dan malam itu, karena dengan adanya siang dan malam saya dapat membagi waktu saya untuk beraktivias dan beristirahat. Saya juga dapat merasakan sejuknya pagi hari dan indahnya malam hari,
14.  Nikmat keindahan bulan dan bintang
Sungguh indah malam ini dengan sinar rembulan dan kerlap kerlip bintang, siapa saja yang melihatnya, maka ia akan terkagum-kagum, betapa hebatnya Allah SWT yang telah menciptakan bulan dan bintang yang begitu indanhya itu, yang dapat menerangi di kala hari mulai gelap. Subhanallah, Allah maha Agung.
15.  Nikmat tidur
Tidur dikala tubuh ini lelah, betapa nikmatnya. Saat saya telah usai melaksanakan aktivitas saya dan kini tiba saatnya untuk memberikan Hak kepada tubuh dan pikiran kita untuk beristirahat. Waktu yang paling saya tunggu-tunggu. Jangan memaksa tubuh dan pikiran kita untuk berkerja tanpa ada istirahat sediktpun. Tidur juga merupakan proses pembelajaran, yaitu belajar untuk mati. Dan ketika kita bangun, maka ucapkan lah rasa syukur karena Allah telah membangunkan kita dari pembelajaran itu. Subhanallah..
Mungkin ini yang saya dapat paparkan karena sekali lagi saya katakan, saya tidak mampu jika menyebutkan satu per satu segala nikmat Allah SWT yang diberikan kepada saya. Alhamdulillahirabbil alamin... terimakasih ya Allah SWT.
Apakah Tuhan berhenti memberi nikmat pada Anda ketika Anda lalai/lupa padaNya?
Allah telah memberikan nikmat yang begitu banyak kepada kita, tapi kita sering lalai untuk mensyukurinya, kita lupa untuk berterimakasih kepada-Nya. Namun, Allah SWT tetap saja memberikan nikmat itu.  Allah SWT membiarkan kita memilih jalan masing-masing, memberikan kebebasan kepada kita untuk berbuat apapun. Namun, kita akan dimintai pertanggungjawaban atas apa yang kita perbuat selama ini. Allah SWT masih saja memberikan nikmat-nikmat itu kepada kita. Termasuk kepada saya, di saat saya lalai untuk bersyukur kepada-Nya, Allah masih saja memberikan nikmat-Nya kepada saya. Maafkan hamba ya Allah..;(


Kapankah nikmat Tuhan yang diberikan pada Anda akan berhenti?

Dan ketika Allah mencabut satu saja pemberian-Nya kepada kita, barulah kita sadar, betapa pentingnya pemberian Allah itu. Mengapa di kala Allah SWT meberikan sesuatu itu kita tidak mensyukurinya? Mengapa kita tidak memanfaatkannya untuk hal-hal yang baik? Mengapa kita baru menyadari akan nikmat Allah SWT saat nikmat itu dicabut? Dan Allah masih saja memberikan nikmat-nikmat-Nya kepada kita sampai kita menghembuskan nafas terakhir.  Itu lah nikmat dunia yang Allah berikan kepada kita. Allah akan mencabut kenikmatan hidup di dunia. Dan Allah tidak segan-segan memberikan nikmat akhirat kepada kita jika amal baik selama kita hidup di dunia itu lebih berat timbangannya dari pada amal buruk. Oleh karena itu, syukurilah apa yang ada pada diri kita sekarang. Sampaikan rasa syukur itu dengan hati, ucapan dan perbuatan. Niscaya Allah SWT akan menambah kenikmatan-Nya kepada kita. Amin..
Bagaimana sikap Anda kepada Tuhan? Di atas segala nikmatNya? Perintah dan laranganNya?

Terhadap segala nikmat Allah itu, mungkin saya pribadi juga jarang mensyukuri nikmat yang Allah berikan kepada saya. Saya terlalu sibuk dengan tugas-tugas saya, tugas sebagai mahasiswi. Astagfirullahaladzim.. ya Allah, maafkan hambamu ini yang terkadang lalai untuk berterimakasih kepadamu ya Allah.. ;( saya sudah berusaha menjalani kehidupanku sebagai seorang muslim, menjalankan perintah dan menjahui larangan-Mu. Tapi saya hanyalah manusia biasa yang penuh dengan kesalahan. Ya Allah, sekali lagi, terimakasih atas nikmat-nikmat yang Engkau berikan kepadaku..
Adakah perintah dan larangan Tuhan yang merugikan Anda? Apakah fungsi perintah dan larangan Tuhan itu? Bagaimana jika ada perasaan/pikiran kalau peraturan Tuhan telah merugikan Anda?

Segala perintah dan larangan Allah, tidak ada yang merugikan manusia, termasuk saya. Setiap perintah dan larangan Allah SWT mempunyai manfaat dan hikmah yang baik. Fungsi perintah dan larangan Allah SWT itu, agar manusia senantiasa berada di jalan yang lurus, jalan yang di ridhoi Allah SWT, menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa untuk mendapatkan kebahagiaan di dunia dan di akhirat kelak. Maka janganlah sekali-kali berperasangka dan berpikiran jika larangan Allah SWT itu merugikan kita. Dan jika kita merasakan hal itu terjadi, segera buanglah rasa itu, renungilah fungsi, manfaat dan hikmah di balik itu semua. Allah maha pengampun, maha pengasih juga maha penyayang. Untuk itu, semoga kita bisa menjadi manusia yang mulia dan dimuliakan allah SWT. Amin...


Tidak ada komentar:

Posting Komentar